Bab 6.13 Kewajiban Mandi Selepas Haid Dan Nifas Serta Permasalahan Istihadah




613 Kewajiban Mandi Selepas Haid Dan Nifas Serta Permasalahan Istihadah


1. Haid- Masa haid itu sekurang-kurangnya sehari semalam, dan menurut biasanya ialah tujuh hari tujuh malarn. Apabila lebih dari 15 hari, maka itu bukanlah darah haid lagi, tetapi adalah darah istihadah (darah penyakit). Sekurang-kurangnya waktu suci antara dua haid itu 15 hari, dan tidak ada batas bagi lamanya waktu suci itu. Ada kalanya perempuan itu putus haid, yaitu tidak berhaid lagi, menurut pendapat sebagian ulama menyatakan apabila perempuan itu sudah berumur 60 tahun dan ada juga yang menyatakan sampai dengan umur 50 tahun. Apabila seorang perempuan berhenti haidnya, wajiblah mandi, sesuai dengan hadis:

"Dan Aisyah r.a bahwa Fatimah binti AN Hubaisy bertanya kepada Nabi SAW katanya: "Ya Rasulullah, aku ini perempuan yang istihadah (penyakit keluar darah terus) tak pemah bersih-bersih, apakah saya boleh meninggalkan sholat? Maka jawab Nabi SAW: "Tidak, karena sesungguhnya itu tidak lain dan darah penyakit, bukan darah haid, maka apabila telah datang darah haid, tinggalkan sholat, dan apabila telah pergi (sudah kering atau sudah cukup harinya haid) maka bersihkanlah darah itu dan kerjakan sholat." (Riwayat Muslim)

Rasulullah SAW bersabda artinya:

'Maka apabila datang haid, tinggalkanlah sholat, dan apabila bersih darah haid itu, mandilah dan sholatlah"

2. Nifas - Nifas adalah darah yang keluar dari kemaluan perempuan, mengiringi wiladah (setelah melahirkan anak). Lamanya nifas itu adakalanya sebentar saja (satu lahzah), dan biasanya 40 hari. Selama-lama nifas itu 60 hari 60 malam. Jika lebih dari 60 hari, itu adalah darah istihadah. Mengenai kaum perempuan bernifas lamanya 40 hari itu adalah sesuai dengan hadis Nabi SAW. Dan Ummi Salamah r.a. dia berkata:

"Adalah para wanita yang bemifas pada masa Rasulullah SAW itu, duduk/berhenti selama 40 hari dan 40 malam." (Riwayat Abu Daud, Tirmizi dan lain-lain)

Pada hadis lain, ada pula dinyatakan artinya: dari Anas r.a ia berkata:

"Adalah Rasulullah SAW membatasi waktu bagi perempuan perempuan yang nifas itu 40 hari, kecuali ia melihat suci sebelum itu"(Riwayat Ibnu Majah)

3. Istihadhah - Kalau lebih dari 40 hari, maka itu bukan nifas lagi tetapi adalah istihadah. Bila istihadah, maka tidak boleh ia meninggalkan sholat dan puasanya, sesuai dengan hadis Nabi SAW.
Dari Abdullah bin Amr, katanya: telah bersabda Rasulullah SAW:

"Orang-orang yang bernifas, harus menunggu 40 hari dan malam, maka jika ia telah melihat suci sebelum itu, maka ia istihadah, la wajib mandi dan wajib menegakkan sholat. ' (Riwayat Al-Hakim)

Mengenai orang yang istihadah, ia wajib menunaikan sholat. Satu kali berwuduk untuk satu kali sholat yang fardhu dan boleh untuk beberapa kali sholat sunat. Syaratnya pula sudah masuk waktu sholat barulah ia wuduk untuk sholat fardhu.

 

13 thoughts on “Bab 6.13 Kewajiban Mandi Selepas Haid Dan Nifas Serta Permasalahan Istihadah”

  1. Jika dilihat dari jumlah hari maksimal seorang istri nifas yang 60 hari 60 malam, maka bukannya darah yang keluar dihukumi Istihadoh jika lebih dari batas maksimal tersebut?? Saya sih taunya kayak gitu. Kejadian Istihadoh juga kan terjadi ketika seorang wanita yang haid tetapi telah melewati waktu maksimal haid 15 hari itu. Ada yang ingin ngasih tau????

    Salam
    Jaelani

  2. Jika sempat ada masa suci minimal 15 hari 15 malam, maka setelah itu darah yang keluar adalah darah haid.
    Jika tidak sempat ada masa suci 15 hari 15 malam, maka darah tersebut masih darah nifas.

  3. assalamu’alaikum
    saya juga sangat menyukai artikel ini semoga bermanfaat dan menjadi panduan wanita solehah

  4. AssLkm

    KLo mnurut saya, darah nifas yang keluar lebih dari 6o hari mMang istihadoh, begitu juga darah haid yang keluar melewati batas haid adalah istihadoh

  5. Assalamu alaikum wr.wb

    Aku sangat suka artikel2nya sangat bemanfaat buat wanita yg ingin menjadi solehah…
    aku mau minta izin… aku boleh copykan semua artikelnya??buat di pelajari n amalkan..
    makasih yah..
    wassalam

  6. askum….sya keliru la.sya bru bersalin anak pertama.dan sepanjang berpantang darah nifas sya kadang ada kadang tiada.kemudian sya dapati selepas 40 hari darah sya keluar semakin banyak seperti darah haid…jadi saya keliru sama ada itu darah haid atau nifas…adakah habis jer darah tu sya kena mandi wajib atau tunggu sampai habis tempoh maksima nifas 60 hari tu?
    mandi haid ker mandi untuk nifas?
    bila waktu sya perlu mandi wajib?

    teme kasih….

  7. saya baru melahirkan anak pertama,nifas saya habis genap2 60hari,namun kini setelah 10hari bersih darah keluar kembali,adakah ini darah haid? Adakkah patut 15hari bersih baru dikira darah haid? Saya keliru adakah darah haid atau nifas..tolong saya,saya ingin meneruskan puasa..ini buat saya ragu2.

  8. walaupun darah bewarna merah dan bukan coklat? Terima kasih kerana menjawab soalan saya,lega saya kerana dapat terus berpuasa..terasa rugi jika tidak dapat berpuasa di bulan ramadhan..

  9. Mohon maaf, menurut fekah nifas paling lama maksimal 60 hari, setelah itu dihukumi bukan sebagai darah nifas. Kemungkinannya adalah darah haid atau istihadhoh (keluar darah karena penyakit).
    Darah istihadhoh sifatnya tidak sama seperti darah haid. Dapat dilihat dari lama keluarnya darah apakah sama dengan siklus haid atau tidak.
    Jika istihadhoh wajib shalat / puasa sesuai ketentuan, namun jika nifas/haid haram puasa/shalat.
    Elok dibincangkan dengan guru agama / tok guru tempatan, supaya lebih afdhol.

    Referensi: http://wisewisdamianti.wordpress.com/2009/05/16/perbedaan-haid-dan-nifas/

  10. Mohon maaf, menurut fekah nifas paling lama maksimal 60 hari, setelah itu dihukumi bukan sebagai darah nifas. Kemungkinannya adalah darah haid atau istihadhoh (keluar darah karena penyakit).
    Darah istihadhoh sifatnya tidak sama seperti darah haid. Dapat dilihat dari lama keluarnya darah apakah sama dengan siklus haid atau tidak.
    Jika istihadhoh wajib shalat / puasa sesuai ketentuan, namun jika nifas/haid haram puasa/shalat.
    Elok dibincangkan dengan guru agama / tok guru tempatan, supaya lebih afdhol.

    Referensi: http://wisewisdamianti.wordpress.com/2009/05/16/perbedaan-haid-dan-nifas/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>