Jawaban Konsultasi

Apakah Perlu Menghormati Suami Yang Jahat

Sunflower_sky_backdrop

Pertanyaan:
Saya ingin bertanya adakah wajib seorang isteri menghormati suaminya sedangkan suaminya berjudi,berzina,minum arak dan sebagainya?

Jawaban:

Tetaplah hormat pada suami anda, yang tidak boleh adalah mentaati dia utk berbuat maksiat. Tetaplah dalam kebaikan seperti yang anda fahami dan teruslah menjaga dan memperbaiki amalan agama Islam yang kita cintai ini.

Setiap orang diuji Tuhannya, ujian anda adalah suami anda yang berperilaku seperti itu. Allah memaksudkan ujian-ujian dalam hidup kita sebagai didikan. Agar Allah bisa menyaksikan kualitas kesabaran kita. Kita tahu sifat sabar itu baik, dan kita ingin jadi orang sabar. Tapi apakah kita benar-benar sabar atau tidak, kita tak pernah tahu sampai Tuhan menguji kita untuk dipersaksikan apakah kita termasuk orang-orang yang sabar. Ujian juga dimaksudkan agar kita menjadi orang yang senantiasa terhubung dengan Allah, disebabkan kita sangat merasa perlu pertolongan-Nya. Memohon pada Allah dan mengharapkan bantuan-Nya, samasekali tidak sia-sia, bahkan itulah hakikat keimanan itu sendiri. Kalaulah permohonan kita tak dikabulkan di dunia, maka sesungguhnya di dunia ini kita telah menjadi kekasih-Nya. Dan di akhirat Allah akan menggembirakan kita sebab kita dekat pada-Nya dikarenakan ujian-ujian yang Dia timpakan pada kita.

Saya yakin kalau kita redha menerima ujian dari Tuhan kita dan bersungguh-sungguh menjalaninya dengan penuh prasangka baik pada-Nya, insyaAllah nasib kita di dunia akan menjadi lebih baik dari kondisi sekarang, dan di akhirat kita akan ada dalam barisan orang-orang yg beruntung.

Contoh istri yang sabar dengan perbuatan suaminya adalah Asiyah istri Fir’aun.

Rasulullah S.A.W bersabda :
“MAN SHOBARO’ALA SUUI KHULUQI IMROATIHII A’THOOHU ALLAHU MINAL AJRI MITSLAMAA U’THIYA AYYUUBU ‘ALAIHISSALAAMU’ALA BALAA IHI WA MAN SHOBAROT ‘ALASUI KHULUQI ZAUJIHAA A’THOOHALLAHU MINAL AJRI MITSLATS.A.WAA BI AASIYATA IMROATA
FIR’AUNA. ”

Artinya : “ Barang siapa bersabar atas keburukan kelakuan istrinya maka Allah S.W.T akan memberi pahala kepadanya seperti pahala yang pernah diberikan Allah S.W.T kepada Nabi Ayyub AS atas cobaan yang diterimanya. Dan barang siapa bersabar atas keburukan kelakuan suaminya maka Allah S.W.T memberi pahala kepadanya seperti pahala yang pernah diberikan kepada Asiyah istri Fir’aun.

Sekian. Wallahua’lam.

 

Powered by: Wordpress