Artikel Keluarga

Berkata Kasar Dalam Keluarga

speech-baloon-images

Seorang muslim/muslimah wajib untuk berkata-kata dengan bahasa yang baik kepada orang lain.
Dalam agama Islam berkata kasar itu tanda akhlak yang kurang baik.
Seseorang yang imannya baik akan kelihatan dari akhlaknya yang baik.
Dalam banyak hadis diungkapkan keutamaan berkata-kata yang baik dan benar.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.”

Dari Abi Hurairah, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan kata-kata yang diridhai Allah ’Azza wa Jalla tanpa berpikir panjang, Allah akan mengangkatnya beberapa derajat dengan kata-katanya itu. Dan seorang hamba yang berbicara dengan kata-kata yang dimurkai Allah tanpa berpikir panjang, Allah akan menjerumuskannya ke neraka Jahannam dengan kata-katanya itu”.(HR Bukhari, Ahmad, dan Malik)

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang dapat menjamin untukku lisan dan kemaluannya, aku akan menjamin surga untuknya” (HR Ahmad)

Hadis-hadis tersebut di atas berlaku umum untuk semua orang, jadi berlaku juga untuk perbincangan antara suami-istri dalam suatu keluarga. Suami / istri adalah hubungan yang sangat dekat, sehingga suatu perkataan yang bagi orang biasa terasa hanya sedikit kasar, dalam perbincangan suami istri dapat terasa sangat menyakitkan. Oleh karena itu hendaknya dalam suatu rumah tangga dari pihak suami dan istri mesti sangat menjaga ucapan masing-masing kepada pasangannya. Jangan sampai dalam perkataan-perkataan itu ada ucapan yang kasar ataupun bercanda yang berlebihan.

2 Comments

  • amaa faira
    20/05/2015 - 21:38 | Permalink

    assalammualaikum.
    ust, saya mau tanya. salahkan saya jika ingin suami berpisah dgn ibunya, karena saya ingin kami mandiri, juga melindungi perkembangan anak saya karena mertua saya selalu menggunakan kata kata kasar dan tidak baik dlm kesehariannya.saya takut anak saya yg masih dalam masa pertumbuhannya nanti bisa meniru kebiasaan nenek nya itu. trimakasi atas jawabannya ust. wassalam.

    • admin
      21/05/2015 - 09:13 | Permalink

      Wa alaikum salam,
      Seorang suami memiliki kewajiban menjaga keselamatan keluarganya, seperti disebutkan dalam surat At Tahrim ayat 6 “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka …”.
      Di sisi lain suami juga punya kewajiban-kewajiban kepada orang tuanya. Hadis mengenai kewajiban anak kepada orang tua cukup banyak.
      Istri perlu mendiskusikan masalah pendidikan anak dengan suami, karena kalau ada apa-apa dengan anak nanti yang ditanya di akhirat adalah suami.
      Dalam berdiskusi perlu sabar, karena keputusan pindah rumah pasti cukup berat, misal dari sisi ekonomi karena ada pengeluaran, dan juga suami jadi agak berjauhan dari orang tua, dsb.
      Wassalam,

  • Leave a Reply

    Powered by: Wordpress