Artikel Keluarga

Istri Minta Cerai / Khulu’

cerai-index

Hukum asalnya wanita minta bercerai adalah haram, seperti disebutkan dalam hadis:

“Wanita mana saja yang meminta kepada suaminya untuk dicerai tanpa kondisi mendesak maka haram baginya bau surga” (HR Abu Dawud no 1928, At-Thirmidzi dan Ibnu Maajah)

Di zaman nabi pernah ada wanita yang minta izin kepada Rasulullah untuk berpisah dengan suaminya dengan sebab tertentu, dan permintaan tersebut disetujui oleh Rasulullah, seperti dikisahkan dalam hadis:

“Bahwasanya istri Tsaabit bin Qois mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, suamiku Tsaabit bin Qois tidaklah aku mencela akhlaknya dan tidak pula agamanya, akan tetapi aku takut berbuat kekufuran dalam Islam”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apakah engkau (bersedia) mengembalikan kebunnya (yang ia berikan sebagai maharmu-pen)?”. Maka ia berkata, “Iya”. Rasulullah pun berkata kepada Tsaabit, “Terimalah kembali kebun tersebut dan ceraikanlah ia !” (HR Al-Bukhari no 5373)

Kondisi yang menyebabkan khulu’ ini diperbolehkan antara lain:

  • suami menelantarkan istri lahir & batin
  • suami tidak menjalankan ajaran agama Islam dengan baik
  • dan lain sebagainya

Referensi:

 

One comment

  • achmad
    24/03/2015 - 22:04 | Permalink

    Saya sudah menikah hampir 4 tahun saya sudah memiliki 1 orang anak sudah hampir 1,5 tahun ini saya tingal terpisah dengan istri karna istri tingal bersama keluarganya karna istri saya bekerja dekat rumah keluarganya dan saya tingal bersama ibu saya yang jaraknya 2 jam perjalanan saya tingal bersama ibu karna 1.5 tahun ini saya belum bekerja lg tapi saya tetap menafkahi istri saya lahir dan batin karna 1 minggu sekali saya menengok istri dan anak saya.tapi 3 bulan ini istri saya dapat kerjaan di perusahaan yg lbih baik..tapi semenjak itu istri saya mulai berubah ke pada saya.entah kenapa saya merasa ada yg di sembunyikan oleh istri saya semenjak istri pindah ke tempat kerjanya yg baru.saya berfikir mungkin ini hanya perasaan saya saja tapi 3 minggu yg lalu istri saya bilang bahwa dia pulang kerja di antar lelaki teman kerjanya.saya sempat memarahi dia karna mereka bukan muhrim.tapi istri saya tidak terima di marahi akhirnya saya pun memilih diam tapi semenjak kejadian itu istri mlai banyak perubahan dari tidak pernah menghubungi saya yg tingal di rmh ibu,sampai istri banyak berbohong pada saya smpai suatu hari saat saya lihat handphone istri di situ saya lihat bnyak sms masuk dan keluar ke no yg saya tidak kenal tp sms itu sudah di hapus,akhirnya saya mencatat no tersebut saat saya hub no tersebut.teryata seorang laki2.laki2 itu bilang bahwa dia hanya teman curhat istri saya saja.dan teryata istri saya banyak cerita tentang masalah rumah tangga kami.sampai sampai istri menjelek jelekan saya pada laki laki tersebut.dan istri saya sering minta di antar kemana mana sama lelaki tersebut saat saya hub istri saya dan saya bilang bahwa saya sudah tau kalau dia dekat dengan lelaki lain dia malah memarahi saya dan mengungkit kesalahan2 saya di masa lalu.sampai saat ini istri tidak pernah menghubungi saya.saya coba menghubungi istri tapi keluarga istri seakan menghalangi saya untuk bertemu istri..menurut ustadz apa yg harus saya lakukan.

  • Leave a Reply

    Powered by: Wordpress